6 Poin Penting Safety Riding Yang Wajib Dilakukan Oleh Pengendara Sepeda Motor

6 Poin Penting Safety Riding Yang Wajib Dilakukan Oleh Pengendara Sepeda Motor

Komatkamitblog.com – Mas Bro dan Sista Sobat KKblog semua… Jika melihat kenyataan dan data tentang kecelakaan lalulintas yang menjadi urutan Ke-3 penyebab kematian di Indonesia yang ane baca di Website BIN disini, dapat disimpulkan tingginya angka kecelakaan bisa karena jumlah kendaraan bermotor yang meningkat setiap tahunnya dan juga karena kelalaian manusia yang menjadi faktor utama terjadinya peningkatan kecelakaan lalu lintas. Data Kepolisian RI menyebutkan, pada 2012 terjadi 109.038 kasus kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 27.441 orang, dengan potensi kerugian sosial ekonomi sekitar Rp 203 triliun – Rp 217 triliun per tahun (2,9% – 3,1 % dari Pendapatan Domestik Bruto/PDB Indonesia). Sedangkan pada 2011, terjadi kecelakaan sebanyak 109.776 kasus, dengan korban meninggal sebanyak 31.185 orang.

Hal itu tentu sudah sepatutnya membuat kita sebagai pengendara sepeda motor waspada dan Wajib mengasah skill atau kemampuan dan juga pengetahuan tentang cara berkendara yang baik dan benar, atau istilah bekennya Safety Riding yang selalu digembar-gemborkan oleh para pegiatnya.

Safety Riding adalah perilaku berkendara yang secara ideal harus memiliki tingkat keamanan yang cukup bagi diri sendiri maupun orang lain.

Hingga saat ini, sebagian orang bisa mengendarai sepeda motor, tapi tak semua orang memahamai cara mengendarai sepeda motor dengan baik, benar  dan memperhatikan sisi keamanannya, baik keamanan dan keselamatan bagi diri sendiri maupun bagi sesama pengguna jalan raya lainnya. Belakangan ini, karena banyaknya kecelakaan yang melibatkan para pengendara roda dua, akhirnya kembali mencuatkan kampanye untuk berkendara secara aman di jalanan dan juga pusat pelatihan safety riding, terbukti sangat bermanfaat bagi banyak orang.

Materi-materi yang diberikan oleh instruktur, nyatanya cukup berguna bagi para pemotor ketika sedang mengendarai sepeda motor di jalanan. Materi safety riding secara umum yang diberikan pada para peserta terdiri dari slalom, pengereman, melewati papan titian, dan juga rintangan bergelombang. Berikut ini merupakan 6 Poin Penting Safety Riding dan manfaat dari pelatihan safety riding menurut Carmudi Indonesia, seperti yang dilakukan oleh dua pabrikan sepeda motor ternama yaitu Honda, Yamaha, karena sangat berguna ketika sedang mengendarai sepeda motor di jalan raya.

1. Slalom

latihan safety riding slalom

latihan safety riding slalom

Fungsi dan manfaat dari kita melatih gerakan slalom adalah untuk melatih kemampuan dan menjaga irama keseimbangan tubuh ketika sedang menikung, melakukan manufer mendadak ataupun ketika sedang melalui jalanan berliku. Dalam melakukan gerakan slalom, hal yang terpenting adalah mengontrol gerakan tubuh pengendara sepeda motor. Maksudnya adalah saat sedang menikung atau belok, sepeda motor lebih mengikuti tubuh pengendara setelah stang. Dengan latihan ini diharapkan jika suatu saat harus menghindari kejadian yang diluar dugaan si Rider bisa mengontrol sepeda motornya dengan sempurna.

Baca Artikel Tentang Cara Latihan Teknik Slalom dan Videonya disini

2. Melalui Jalan Titian

latihan safety riding melewati papan titian

latihan safety riding melewati papan titian

Praktek melalui jalan titian hampir sama dengan melakukan gerakan slalom, yang manfaatnya untuk menjaga keseimbangan tubuh si Rider. Namun… fokus dari latihan melewati titian ini lebih pada melatih keseimbangan tubuh ketika melewati jalanan sempit. Sebagai contoh, kerap kali terlihat kalau para pemotor sering kali melintas di antara sela-sela mobil, dan banyak di antaranya yang menyenggol bodi atau spion mobil. Oleh karena itu, jika para pemotor sudah berlatih melatih melewati jalan titian, gunanya agar mereka tak menyenggol bodi atau spion mobil dan juga menyenggol pengendara sepeda motor lainnya.

Nah sudah mulai jelas apa belum nih sobat Rider… kalau latihannya belum berhasil, lanjutkan lagi latihannya ya… itung-itung olah raga deh… yang penting semangat ya… Lanjut Bro…

3. Melewati Jalanan Bergelombang

latihan safety riding melewati rintangan bergelombang

latihan safety riding melewati rintangan bergelombang

Seperti halnya dengan latihan slalom dan melewati jalan titian, pelatihan melewati jalanan bergelombang juga berfungsi untuk melatih keseimbangan tubuh ketika melewati jalanan yang tak rata, bergelombang, atau berlubang. Selain menjaga keseimbangan badan, pelatihan ini juga mengedepankan mengenai komposisi penggunaan rem depan dan belakang secara konstan. Para pemotor juga diajarkan untuk mengatur irama kecepatan sepeda motor ketika melakukan pengereman dan juga menjaga keseimbangan saat melewati tipikal jalanan yang rusak ini.

Baca Juga :

4. Pelatihan Pengereman

latihan safety riding pengereman

latihan safety riding pengereman

Melatih pengereman juga sangat penting dilakukan, komposisi mengerem yang benar idealnya adalah 60:40. Maksudnya adalah penggunaan rem depan sebanyak 60% dan rem belakang 40%. Distribusi pengereman yang benar akan menghindari terjadinya slip atau salah satu roda yang ‘membuang’ ketika sedang mengerem. Komposisi ini juga disesuaikan dengan jalanan yang kita lalui apakah basah atau kering, dan juga bergantung dari kecepatan berapa kita melakukan pengereman.

Latihan-latihan untuk safety riding bisa dilakukan oleh semua pengendara motor di area terbuka yang luas, tanah lapang, atau area parkir. Sementara itu, ada dua hal tambahan yang patut diperhatikan di luar dari materi pengajaran, yaitu pengecekan kondisi sepeda motor dan memerhatikan kondisi tubuh pengendara sepeda motor.

5. Cek Kondisi Sepeda Motor 

Sebelum melakukan perjalanan, sebaiknya jangan lupa untuk selalu mengecek kondisi sepeda motor mulai dari rem dan lampu-lampu, termasuk lampu sein, apakah berfungsi dengan baik,  semuanya harus dipastikan. Selain itu, cek juga tekanan angin di kedua ban agar sesuai dengan yang dianjurkan dan kebutuhan. Pergunakan dua buah kaca spion yang asli dan bukan tempelan, karena spion berfungsi untuk melihat dengan jelas posisi kendaraan lainnya yang ada di belakang. Selanjutnya, jangan lupa kelengkapan sepeda motor lainnya, seperti helm, jaket, sarung tangan, dan sepatu yang bisa menahan kaki saat benturan.

6. Periksa Kondisi Tubuh

Selain melakukan pengecekan kondisi sepeda motor, sebaiknya pastikan kondisi tubuh dalam kondisi yang baik sebelum berkendara. Kondisi tubuh yang prima, sanggup menghindari terjadinya kejadian yang tak diinginkan saat sedang berkendara. Saat kondisi badan sedang tidak sehat, konsentrasi dijalan raya pasti akan sangat berkurang, apalagi kalau anda sedang mengkonsumsi obat yang tidak dianjurkan mengoperasikan kendaraan, sebaiknya patuhi saja demi keselamatan bersama. Soalnya kondisi tubuh yang fit membuat Anda merasa aman dan nyaman ketika sedang berkendara.

Hal terakhir yang perlu dilakukan sebelum berkendara adalah melihat kelengkapan surat-surat wajib bagi pengendara, SIM dan STNK, kalau anda masih dibawah umur dan belum mempunyai SIM sebaiknya urungkan saja niat anda untuk mengendarai kendaraan bermotor, karena keselamatan berkendara tercipta karena kesadaran dan kewaspadaan dalam berendara. Salam Safety Riding

Silahkan tinggalkan komentar sobat disini

OIK45612347987978