Rahasia kebangkitan Rossi di usia yang telah menua

Legenda hidup MotoGp Valentino Rossi memang tiada habisnya di beritakan media, pembalap yang tahun ini berusia 35 tahun itu masih bisa kompetitif melawan kedigdayaan pembalap-pembalap muda seperti Marq Marquez, Jorge Lorenzo maupun Dani Pedrosa meski sempat terpuruk di dua musim balap 2011-2012 saat membela pabrikan senegaranya yaitu Ducati, bahkan pada klasemen ahir musim balap 2014 masih bisa berada di posisi runner up mengalahkan rekan satu team Jorge Lorenzo dan Dani Pedrosa dari Repsol Honda.
image

Menganai kebangkitannya di kiprah MotoGp, dia membeberkan rahasianya ke MotoGp.com. berikut penuturannya.
“Dua tahun bersama Ducati sangat sulit. Tahun lalu sudah jauh lebih baik, tapi tak cukup bagi saya untuk memberikan semua yang saya bisa jadi saya membuat beberapa pilihan yang sulit. Pilihan-pilihan itu berani, bahkan berisiko, tapi sekarang saya sangat puas karena bisa meraih banyak podium dan dua kemenangan,” ujar Rossi dalam wawancara yang dilansir situs resmi MotoGP.
“Itu membuat saya makin termotivasi dan saya mendapat banyak kesenangan karena tahu bahwa saya cukup kompetitif untuk memenangi dua balapan dan bersaing dengan Lorenzo atau Marquez untuk mengejar kemenangan di hampir semua seri. Itulah target saya,” imbuhnya.
“Saya sangat senang dengan performa saya musim ini. Bagi saya, ini adalah musim kunci untuk menentukan masa depan saya. Musim lalu saya tak terlalu senang dan saya harus memutuskan apakah saya akan lanjut atau tidak. Target saya adalah bersaing dengan tiga pebalap terdepan dan mengejar podium di setiap balapan. Tahun lalu itu tidak selalu mungkin dilakukan. Saya senang karena hal tersebut bisa saya wujudkan tahun ini,” urai Rossi.
“Saya pikir rahasianya adalah memahami bahwa Anda masih ingin menjadi bagian permainan. Untuk melakukannya, Anda harus melupakan semua kemenangan yang telah Anda dapatkan pada tahun-tahun sebelumnya dan memiliki kerendahan hati,” ungkapnya.
“Anda juga harus menyadari bahwa, kalau Anda ingin lanjut terus, Anda harus bekerja keras. Kalau Anda terus-terusan mengenang kesuksesan Anda di masa lalu dan mengatakan ‘saya telah memenangi sembilan gelar juara dunia dan lebih dari 100 balapan’, maka lebih baik Anda tinggal di rumah saja, kata Rossi, yang kini berusia 35 tahun.“Olahraga ini, rival-rival Anda, ban, motor Anda, semuanya berubah. Jadi, Anda harus bekerja lebih keras agar lebih tangguh. Kalau tidak, Anda habis,” ujarnya.
image

Itu lah penuturan Rossi yang komatkamitblog peroleh dari detik.com, semoga pembalap-pembalap muda kita bisa mencontoh kegigihan Rossi dalam membangun motivasi agar bisa bersaing di kancah dunia.
Semoga bermanfaat.

Jika anda ingin bersilaturrohmi ataupun punya sesuatu untuk di share silahkan hubungi saya melalui =>
e-mail : chamid89@gmail.com
whatsapp : 087881198911

8 Comments

  1. piksen abang

Silahkan tinggalkan komentar sobat disini

OIK45612347987978