Polisi pukuli demonstran hingga masuk masjid dan merusak Al-qur’an, tindakan benar kah?

Sungguh miris membaca postingan dari group FB Nahdatul Ulama NU yang menyatakan adanya pemukulan yang di lakukan oleh oknum kepolisian terhadap mahasiswa yang melakukan demonstrasi ini, penyebabnya adalah karena mahasiswa melakukan unjuk rasa penolakan atas kedatangan Presiden RI Joko Widodo di provinsi Riau, mereka menganggap sidak yang sering di lakukan hanyalah tindakan pencitraan saja.

image

Aksi pemukulan ini terjadi di dalam mushola yang berada di dalam komplek kantor RRI Pekanbaru, Riau Selasa 25/11 kemarin. Ironisnya, polisi-polisi ini masuk ke dalam musholla tanpa melepas sepatu dan menggunakan peralatan lengkap, seolah tak mempedulikan lagi lokasi yang mereka injak adalah rumah ibadah bagi umat Islam. Ironisnya, imbas penyerbuan ini, beberapa Al-Qur’an yang semula tersusun rapi di dalam musholla, berserakan.
Bentrokan terjadi sekitar 15 menit. Akhirnya massa mahasiswa bisa dibubarkan paksa. Tidak ada satu pun massa yang diamankan pihak kepolisian. Namun penyerbuan itu mengakibatkan puluhan mahasiswa mengalami luka-luka, mulai dari ringan hingga berat.

“Satu orang rekan kami kritis dan dibawa ke RS Ibnu Sina. Ada 25 orang yang luka ringan dan berat,” kata Suyeni yang berasal dari BEM Universitas Riau (UNRI)

”Polisi memprovokasi kami, menakut-nakuti untuk keluar dari musholla. Mereka akhirnya menyerbu ke dalam musholla dan memukuli kami membabi buta. Ada yang minta ampun tetap saja dipukul,” jelas Suyeni menceritakan kembali tentang kejadian tersebut.

Dengan aksi beringas aparat ini,Suyeni mengatakan, mahasiswa akan terus menyuarakan penolakan kedatangan Presiden Jokowi ke Provinsi Riau.

”Kami menolak Jokowi karena blusukan asap ini hanya jadi momen pencitraan. Kenaikan BBM juga menyengsarakan rakyat,”
tegas Suyeni. (Pekanbaru Pos/jpnn)

image

Bikin malu Negara saja nih mas bro, dan seperti tindakan orang-orang zionis. Walaupun para demonstran bikin onar, tapi kalau sampai masuk musholla saja masih di pukuli apalagi tanpa melepas alas kaki, namanya sungguh terlalu dan melecehkan umat islam yang seharusnya dari pimpinan polri menindak tegas oknum-oknum yang terlibat. Karena tidak menutup kemungkinan hal ini justru akan menimbulkan dampak yang lebih besar di kemudian hari.

Jika anda ingin bersilaturrohmi ataupun punya sesuatu untuk di share silahkan hubungi saya melalui =>
e-mail : chamid89@gmail.com
whatsapp : 087881198911

Silahkan tinggalkan komentar sobat disini

OIK45612347987978