Ini sate kambingku, mana satemu?

Setiap hari raya idul adha tiba, pasti banyak yang mendapatkan jatah pembagian daging qurban, karena memang waktunya pemotongan hewan qurban.
Nah yang saya nanti-nanti ahirnya datang juga, yaitu satu kantong kresek warna merah berisi daging kambing yang saya dapatkan,

sempat terpikir mau di apakan daging kambing ini, ga lama mikir langsung terlintas nama “SATE” hahaa, di samping makannya yg enak, prosesnya juga bikin rasa keleluargaan makin akrab, soalnya memang bikinnya rame-rame.
Siapa juga yang tak kenal sate, makanan has negeri kita Indonesia, saya pun sibuk memotong daging kambing tersebut menjadi potongan-potongan kecil lanjut menusukkan potongan bambu yang di buat meruncing pada ujungnya.
Setelah daging selesai di tusuk lanjut sesi melumuri daging tusukan tersebut dengan ramuan sederhana, yaitu mentega yang di campur dengan kecap manis, nah sambil menunggu ramuan sederhana meresap ke dalam daging, saya pun membuat bara api dari arang batok kelapa untuk membakar tusukan sate itu.
Setelah bara api jadi,proses pembakaran pun di mulai, setelah setengah matang olesi dengan ramuan rahasia dapur ngawur yang di jamin lidah ga bisa tidur 😀 yaitu mentega, kecap manis,madu,dan rempah2 yang di haluskan a/l bawang putih, merica, kemiri dah itu aja, semuanya di aduk menjadi satu.

image

Sambil menunggu proses pembakaran selesai, isteri saya dan tetangga yang baik hati membuatkan sambal kecap kesukaan saya, yaitu tomat, cabe rawit yang telah memerah, bawang merah, yang di iris kecil-kecil, lalu di siram kecap manis.
Nah begitu semuanya selesai, waktu santap sate pun datang 😀 kami pun bersama-sama menyantap hidangan luar biasa ini dengan nasi putih yang masih hangat, rasane mak nyosssss 😀
Ini ceritaku, mana ceritamu?

5 Comments

Silahkan tinggalkan komentar sobat disini

OIK45612347987978